안녕하세요 ^^ こんにちは :) Hi, apa kabar? Udah lama ya gak main ke blog... Post terakhir waktu masih SMP, sekarang udah SMA >.<
Oke, kali ini rizka mau share tentang temen kelas rizka :3...... Lansung aja ---->
Pertama, rizka mau kasih tau kalo rizka adalah anak kelas X-Sosial 2. Nama kelas kami adalah ADIDAS (Anak Didik Bu'As), yap wali kelas kami adalah Bu Asmaul Husna :)...
Ini nama-nama temen kelas rizka <3 : 1. Ahmad Fairuz 2. Ade Izha Dwi Putra 3. Afiqah Karimah Putri 4. Alya Rani Pratiwi 5. Andeani Mudita Putri 6. Andre Wahyudi 7. Arif Andrepan 8. Defti Wahyu Rizkita 9. Dela Permata Sari 10. Dewi Ratna Gustriyanti 11. Dwi Agung Bagaskara !2. Dwi Saras Wati 13. Elsa Rosana Togatorop 14. Fauzan Natakusuma 15. Genta Deka Prasetyo 16. Hanny Ramadanti 17. Hendra Wijaya 18. Karisma Ramanda 19. Layli Maghfirah 20. Mavi Anik Cha 21. Medi Kurniawan 22. M. Arif Ramadhan 23. M. Fabil Mouza 24. M. Said Harahap 25. Nike Ayu Kristina 26. Nurrizka Noviana 27. Oktavian Trisandi 28. Ravi Zuli Mainaki 29. Reksa Noeroktabian 30. Septaria 31. Tenny Amelia Putri 32. Teddy Ahmad Wirawan 33. Tryaka Medica Situmorang 34. Yodha Dwi Prabowo
Hai semua.......^^
Kali ini rizka mau ngeshare 2 lirik lagu. Lagunya udah lama, tapi menurut rizka bagus,
Langsung aja,ini liriknya~
Simple Plan - Perfect
Hey dad look at me
Think back and talk to me
Did I grow up
according to plan?
Do you think I’m wasting my time doing things I
wanna do?
but it hurts when you disapprove all along
And now I try hard to make it
I just want to make you proud
I’m
never gonna be good enough for you
I can’t pretend that I’m alright
And
you can’t change me
Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I’m sorry
I can’t
be perfect
Now it’s just too late and
We can’t go back
I’m
sorry
I can’t be perfect
I try not to think
About the pain I feel inside
Did you know
you used to be my hero?
All the days you spend with me
Now seem so
far away
And it feels like you don’t care anymore
sumber www.rizkyonline.com
And now I try hard to make it
I just want to make you, proud
I’m
never gonna be good enough for you
I can’t stand another fight
And
nothing’s alright
Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I’m sorry
I can’t
be perfect
Now it’s just too late and
We can’t go back
I’m
sorry
I can’t be perfect
Nothing’s gonna change the things that you said
Nothing’s gonna
make this right again
Please don’t turn your back
I can’t believe
it’s hard
Just to talk to you
But you don’t understand
Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I’m sorry
I can’t
be perfect
Now it’s just too late and
We can’t go back
I’m
sorry
I can’t be perfect
Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I’m sorry
I can’t
be perfect
Now it’s just too late and
We can’t go back
I’m
sorry
I can’t be perfect
[Sung Gyu] O nan.. Nege jul su
inneunge eobseo
Missing u
Ttatteutan maldo motae
I missing u;
[Woo Hyun] Gamhi baral sudo eobseo
I missing u
Ireoke mireonae;
[Sung Gyu] Sesang nuguboda
Neoreul saranghagie chama deo;
[Sung Gyu] O nan.. Ni son jabajul
suga eobseo
Missing you
Nunmulman angilkkabwa
I missing you;
[Woo Hyun] Hamkke hajal suga eobseo
I missing you
Ireokke doraseo;
[Sung Gyu] Naegen gajingeon simjangppun motnan nomira
Di sebuah
perumahan terkenal di jakarta tinggalah seorang gadis bersama sang ayah, sang
ibu telah lama mendahuluinya pergi sejak ia masih kecil. .
Seorang gadis yg akan di wisuda, sebentar lagi dia
akan menjadi seorang sarjana, akhir jerih payahnya selama beberapa tahun di
bangku pendidikan.
Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah
showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport, keluaran
terbaru dari Ford. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada
saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin,
karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia
sangat yakin nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu.
Diapun ber'angan-angan mengendarai mobil itu,
bersenang-senang dengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan
ke teman-temannya, Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia melangkah
pasti ke ayahnya.
Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata
karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan putrinya, dan betapa
dia mencintai anak itu.
Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,...
bukan sebuah kunci!
Dengan hati yang hancur sang anak menerima
bingkisan itu, dan dengan sangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado
itu ia menemukan sebuah Jaket kulit Terkenal, di belakangnya terukir indah
namanya dengan sutra emas.
Gadis itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi
dia berteriak, "Yaahh... Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua
uang ayah, ayah belikan jaket ini untukku?"
Lalu dia membuang Jaket itu dan lari meninggalkan
ayahnya.
Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa, hatinya hancur,
dia hanya berdiri mematung, tak tahu apa yg harus di lakukannya ..
Tahun demi tahun berlalu,
sang gadis telah menjadi seorang yang sukses.
Dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang wanita
karir. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi suami yang
tampan dan anak yang cerdas.
Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal
sendiri. Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah
menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk
meyakinkan dia betapa sayangnya pada anak itu. Sang anak pun kadang rindu dan
ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari
wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.
Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari
kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum
ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu.
Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya
untuk mengurus semua harta peninggalannya. Saat melangkah masuk kerumah itu,
mendadak hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa dia
tinggal disitu. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap buruk terhadap
ayahnya.
Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari
di matanya, dia menelusuri semua barang di rumah itu. Dan ketika dia membuka
lemari pakaian ayahnya, dia menemukan Jaket itu, masih terbungkus dengan kertas
kado yang sama beberapa tahun yang lalu.
sesuatu jatuh dari bagian kantong Jaket itu. Dia
memungutnya.. sebuah kunci mobil! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama
dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan! Dia merogoh
kantong sebelahnya dan menemukan sesuatu,, di situ terselip STNK dan
surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. Dan sebuah kwitansi pembelian
mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu.
Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia
menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun
mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih
mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang dia dambakan bertahun-tahun lalu.
Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok kedalam.
Bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya,
di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga.